Pages

Minggu, 25 September 2011

Review Bab 1 dan Bab 2


Review Bab 1 dan Bab 2
Author        : Sugiarti // : TUGAS Manajemen Proyek & Resiko
Kelas          : 2KB03
NPM          : 26110715
Tugas Manajemen Proyek & Resiko minggu ke-1 & ke-2 :

Bab 1 : Pengenalan Manajemen Proyek.

1.     Latar belakang, sejarah dan motivasi mempelajari manajemen proyek khususnya TI.
-                      Laporan Chaos 1995
• Penelitian Standish Group menunjukkan 31,1% mengejutkan
proyek akan dibatalkan sebelum mereka pernah mendapatkan selesai.
• Hasil lebih lanjut menunjukkan 52,7% dari proyek akan menelan biaya lebih dari 189% perkiraan asli mereka.
• Di sisi keberhasilan, rata-rata hanya 16,2% untuk perangkat lunak
proyek yang diselesaikan tepat waktu.
-                      Sebuah laporan tahun 2001 menunjukkan bahwa AS menghabiskan $ 2.3 triliun untuk
proyek setiap tahun.
• belanja TI di seluruh dunia diperkirakan akan tumbuh sebesar 4%
dan 6% dalam beberapa tahun mendatang.
• Pada tahun 2003 rata-rata manajer proyek senior di US berpenghasilan
hampir $ 90,000 per tahun
• Di AS, nomor-satu realitas acara TV pada tahun 2004, menggambarkan peran manajer proyek penting dalam bisnis.

2.     Keuntungan menggunakan formal manajemen proyek.
• Kontrol yang lebih baik di bidang keuangan, fisik, dan SDM
• Meningkatnya relasi dengan customer
Waktu pembangunan yang lebih singkat
Biaya yang lebih rendah
Kualitas lebih tinggi & meningkatnya reliabilitas
Keuntungan yang lebih besar
• Meningkatnya produktivitas
Koordinasi yang lebih baik
Moral pekerja lebih baik


3.     Pengertian Proyek dan Manajemen Proyek
Proyek adalah rangkaian usaha dalam jangka waktu  tertentu yang bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk atau jasa unik tertentu , dilaksanakan oleh manusia  dengan memanfaatkan berbagai sumber daya melalui rangkaian proses perencanaan, eksekusi dan kontrol.
Contoh Proyek :
-          Membuat desain baru kendaraan di zaman sekarang.
-          Mengembangkan produk baru
-          Membangun sebuah gedung atau fasilitas dalam sebuah lingkungan
-          Membuat perubahan dalam struktur organisasi.

a)                  Proyek memiliki jangka waktu tertentu yang berarti bahwa rangkaian aktivitas tersebut memiliki titik mulai dan titik selesai yang pasti (ditargetkan).

b)      Bersifat unik yang berarti bahwa tidak ada proyek yang menghasil kan produk atau jasa yang identik.
Manajemen Proyek yaitu penerapan pengetahuan, kompetensi, keahlian, peralatan, metodologi, dan teknik didalam proses pengelolaan sebuah proyek sehingga   dapat memenuhi kebutuhan dan harapan berbagai pihak yang berkepentingan (stakeholders) dari proyek tersebut.

4.     Kendala-kendala Manajemen Proyek

·         Proyek harus beroperasi  dalam lingkungan organisasi yang luas.
·         Manajer proyek perlu mengambil pandangan holistik atau sistem proyek dan  mengerti bagaimana terletak didalam organisasi besar.

5.     Kerangka Kerja Manajemen Proyek

·         Kerangka kerja manajemen proyek menyediakan struktur dasar untuk memahami manajemen proyek
·         Konteks manajemen proyek  menggambarkan lingkungan internal dan eksternal dimana dimana proyek tersebut beroperasi.
·         Rangkaian proses manajemen proyek  menggambarkan pandangan umum tentang bagaimana proses manajemen proyek dalam pengelolaan proyek tersebut dilaksanakan dan hubungan keterkaitan antaranya.

6.     Hubungan manajemen proyek dengan disiplin ilmu lain

·         Sebagian besar pengetahuan yang dibutuhkan untuk mengelola proyek yang unik atau hampir unik untuk manajemen proyek (misalnya: analisis jalur kritis dan struktur kerja rincian). Namun PMBOK tidak tumpang tindih dengan disiplin manajemen yang lain nya.
·         Manajemen umum meliputi perencanaan, pengorganisasian, staf, melaksanakan, dan mengendalikan operasi perusahaan berlangsung. Manajemen umum juga termasuk mendukung disiplin ilmu seperti pemrograman computer, hukum, statistic dan teori probabilitas,logistic dan personel. PMBOK ini tumpang tindih manajemen umum di banyak daerah- prilaku organisasi, peramalan keuangan, dan teknik perencanaan.
·         Daerah aplikasi adalah kategori proyek yang memeiliki elemen umum yang signifikan dalam proyek tsb namun tidak dibutuhkan hadir dalam semua proyek. Daerah aplikasi didefinisikan dalam hal :
a)      Teknis elemen, seperti pengembangan perangkat lunak, farmasi atau teknik kontruksi.
b)      Manajemen elemen, seperti kontrak pemerintah atau pengembangan produk baru.
c)       Industry kelompok, seperti otomotif, kimia, atau layanan keuangan.

Bab 2 : Konteks Manajemen Proyek dan TI.

1.     Pemahaman mengenai Organisasi dan struktur dasar organisasi serta pengaruhnya pada proyek.
·         Frame Struktual : Berfokus pada peran dan tanggung jawab, koordinasi dan kontrol. Grafik organisasi membantu mendefinisikan frame ini.
·         Frame sumber daya manusia : Fokus pada penyediaan harmoni antara kebutuhan organisasi dan kebutuhan masyarakat.
·         Frame politik : Menganggap organisasi koalisi terdiri dari individu bervariasi dan kelompok kepentingan. Konflik dan kekuasaan merupakan masalah utama.
·         Frame simbolik : Berfokus pada simbol dan makna yang berkaitan dengan peristiwa. Kebudayaan adalah penting.

2.     Komitmen stakeholder dan top manajemen dalam proyek IT.
·         Stakeholder proyek adalah orang-orang yang terlibat atau terpengaruh oleh kegiatan proyek.
·         Para manajer proyek harus mengambil waktu untuk mengidentifikasi, memahami, dan mengelola hubungan dengan semua stakeholder proyek.
·         Menggunakan empat frame organisasi dapat membantu memenuhi kebutuhan stakeholder dan harapan.
·         Senior eksekutif stakeholder sangat penting.
·         Beberapa studi menyebutkan komitmen manajemen puncak sebagai salah satu faktor kunci yang terkait dengan proyek sukses.

3.     Phase dan siklus hidup proyek
-          Siklus hidup proyek adalah kumpulan dari tahapan proyek
-          Tahap proyek bervariasi oleh proyek atau industri, tetapi beberapa tahapan umum adalah konsep, pengembangan, pelaksanaan & dukungan.

4.     Siklus hidup produk
·        Produk juga memiliki siklus hidup
·        Pengembangan Sistem Life Cycle (SDLC) adalah suatu kerangka kerja untuk menggambarkan fase yang terlibat dalam mengembangkan dan memelihara sistem informasi.
·        Tahap SDLC meliputi perencanaan, analisis, desain, implementasi, dan dukungan.

ü Contoh Model SDLC
-          Model air terjun
-          Spiral model
-          Incremental release model
-          RAD model
-          Prototyping model

5.     Fungsi kerja manajemen proyek
·        Menentukan lingkup proyek
·        Mengidentifikasi stakeholder, pengambil keputusan, dan prosedur eskalasi
·        Kembangkan daftar tugas rinci
·        Perkiraan waktu yang diperlukan
·        Mengembangkan diagram alur manajemen proyek awal
·        Laporan status proyek
·        Mengelola perubahan proses kontrol
·        Evaluasi proyek yang diperlukan

6.     Keahlian yang disarankan bagi manajer proyek
·        Keterampilan komunikasi : mendengarkan, membujuk
·        Keahlian organisasi : perencanaan, penetapan tujuan, menganalisis
·        Keterampilan team building : empati, motivasi, esprit de corps
·        Keterampilan kepemimpinan : misalnya set, energik, visi (gambaran besar), delegasi, positif
·        Keterampilan mengatasi : fleksibilitas, kreativitas, kesabaran, ketekunan
·        Keterampilan teknologi : pengalaman, pengetahuan proyek.

Rabu, 11 Mei 2011

Kisah Kahlil Gibran


khalil gibran

Khalil Gibran lahir di Lebanon 6 Januari 1883 – meninggal di New York City, Amerika Serikat, 10 April 1931 pada umur 48 tahun) adalah seorang seniman, penyair, dan penulis Lebanon Amerika. Ia lahir di Lebanon (saat itu masuk Provinsi Suriah di Khilafah Turki Utsmani) dan menghabiskan sebagian besar masa produktifnya di Amerika Serikat.
Kahlil Gibran lahir di Basyari, Libanon dari keluarga katholik-maronit. Bsharri sendiri merupakan daerah yang kerap disinggahi badai, gempa serta petir. Tak heran bila sejak kecil, mata Gibran sudah terbiasa menangkap fenomena-fenomena alam tersebut. Inilah yang nantinya banyak memengaruhi tulisan-tulisannya tentang alam.
Pada usia 10 tahun, bersama ibu dan kedua adik perempuannya, Gibran pindah ke Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. Tak heran bila kemudian Gibran kecil mengalami kejutan budaya, seperti yang banyak dialami oleh para imigran lain yang berhamburan datang ke Amerika Serikat pada akhir abad ke-19. Keceriaan Gibran di bangku sekolah umum di Boston, diisi dengan masa akulturasinya maka bahasa dan gayanya dibentuk oleh corak kehidupan Amerika. Namun, proses Amerikanisasi Gibran hanya berlangsung selama tiga tahun karena setelah itu dia kembali ke Beirut, di mana dia belajar di Madrasah Al-Hikmat sejak tahun 1898 sampai 1901.
Selama awal masa remaja, visinya tentang tanah kelahiran dan masa depannya mulai terbentuk. Kesultanan Usmaniyah yang sudah lemah, sifat munafik organisasi gereja, dan peran kaum wanita Asia Barat yang sekadar sebagai pengabdi, mengilhami cara pandangnya yang kemudian dituangkan ke dalam karya-karyanya yang berbahasa Arab.
Gibran meninggalkan tanah airnya lagi saat ia berusia 19 tahun, namun ingatannya tak pernah bisa lepas dari Lebanon. Lebanon sudah menjadi inspirasinya. Di Boston dia menulis tentang negerinya itu untuk mengekspresikan dirinya. Ini yang kemudian justru memberinya kebebasan untuk menggabungkan 2 pengalaman budayanya yang berbeda menjadi satu.
Gibran menulis drama pertamanya di Paris dari tahun 1901 hingga 1902. Tatkala itu usianya menginjak 20 tahun. Karya pertamanya, "Spirits Rebellious" ditulis di Boston dan diterbitkan di New York City, yang berisi empat cerita kontemporer sebagai sindiran keras yang menyerang orang-orang korup yang dilihatnya. Akibatnya, Gibran menerima hukuman berupa pengucilan dari gereja Maronit. Akan tetapi, sindiran-sindiran Gibran itu tiba-tiba dianggap sebagai harapan dan suara pembebasan bagi kaum tertindas di Asia Barat.
Masa-masa pembentukan diri selama di Paris cerai-berai ketika Gibran menerima kabar dari Konsulat Jendral Turki, bahwa sebuah tragedi telah menghancurkan keluarganya. Adik perempuannya yang paling muda berumur 15 tahun, Sultana, meninggal karena TBC.
Gibran segera kembali ke Boston. Kakaknya, Peter, seorang pelayan toko yang menjadi tumpuan hidup saudara-saudara dan ibunya juga meninggal karena TBC. Ibu yang memuja dan dipujanya, Kamilah, juga telah meninggal dunia karena tumor ganas. Hanya adiknya, Marianna, yang masih tersisa, dan ia dihantui trauma penyakit dan kemiskinan keluarganya. Kematian anggota keluarga yang sangat dicintainya itu terjadi antara bulan Maret dan Juni tahun 1903. Gibran dan adiknya lantas harus menyangga sebuah keluarga yang tidak lengkap ini dan berusaha keras untuk menjaga kelangsungan hidupnya.

  Foto Kahlil Gibran oleh Fred Holland Day, skt. 1898.

Di tahun-tahun awal kehidupan mereka berdua, Marianna membiayai penerbitan karya-karya Gibran dengan biaya yang diperoleh dari hasil menjahit di Miss Teahan's Gowns. Berkat kerja keras adiknya itu, Gibran dapat meneruskan karier keseniman dan kesasteraannya yang masih awal.
Pada tahun 1908 Gibran singgah di Paris lagi. Di sini dia hidup senang karena secara rutin menerima cukup uang dari Mary Haskell, seorang wanita kepala sekolah yang berusia 10 tahun lebih tua namun dikenal memiliki hubungan khusus dengannya sejak masih tinggal di Boston. Dari tahun 1909 sampai 1910, dia belajar di School of Beaux Arts dan Julian Academy. Kembali ke Boston, Gibran mendirikan sebuah studio di West Cedar Street di bagian kota Beacon Hill. Ia juga mengambil alih pembiayaan keluarganya.
Pada tahun 1911 Gibran pindah ke kota New York. Di New York Gibran bekerja di apartemen studionya di 51 West Tenth Street, sebuah bangunan yang sengaja didirikan untuk tempat ia melukis dan menulis.
Sebelum tahun 1912 "Broken Wings" telah diterbitkan dalam Bahasa Arab. Buku ini bercerita tentang cinta Selma Karami kepada seorang muridnya. Namun, Selma terpaksa menjadi tunangan kemenakannya sendiri sebelum akhirnya menikah dengan suami yang merupakan seorang uskup yang oportunis. Karya Gibran ini sering dianggap sebagai otobiografinya.
Pengaruh "Broken Wings" terasa sangat besar di dunia Arab karena di sini untuk pertama kalinya wanita-wanita Arab yang dinomorduakan mempunyai kesempatan untuk berbicara bahwa mereka adalah istri yang memiliki hak untuk memprotes struktur kekuasaan yang diatur dalam perkawinan. Cetakan pertama "Broken Wings" ini dipersembahkan untuk Mary Haskell.
Gibran sangat produktif dan hidupnya mengalami banyak perbedaan pada tahun-tahun berikutnya. Selain menulis dalam bahasa Arab, dia juga terus menyempurnakan penguasaan bahasa Inggrisnya dan mengembangkan kesenimanannya. Ketika terjadi perang besar di Lebanon, Gibran menjadi seorang pengamat dari kalangan nonpemerintah bagi masyarakat Suriah yang tinggal di Amerika.
Ketika Gibran dewasa, pandangannya mengenai dunia Timur meredup. Pierre Loti, seorang novelis Perancis, yang sangat terpikat dengan dunia Timur pernah berkata pada Gibran, kalau hal ini sangat mengenaskan! Disadari atau tidak, Gibran memang telah belajar untuk mengagumi kehebatan Barat. ocix_81
Karya dan kepengarangan
Sebelum tahun 1918, Gibran sudah siap meluncurkan karya pertamanya dalam bahasa Inggris, "The Madman", "His Parables and Poems". Persahabatan yang erat antara Mary tergambar dalam "The Madman". Setelah "The Madman", buku Gibran yang berbahasa Inggris adalah "Twenty Drawing", 1919; "The Forerunne", 1920; dan "Sang Nabi" pada tahun 1923, karya-karya itu adalah suatu cara agar dirinya memahami dunia sebagai orang dewasa dan sebagai seorang siswa sekolah di Lebanon, ditulis dalam bahasa Arab, namun tidak dipublikasikan dan kemudian dikembangkan lagi untuk ditulis ulang dalam bahasa Inggris pada tahun 1918-1922.
Sebelum terbitnya "Sang Nabi", hubungan dekat antara Mary dan Gibran mulai tidak jelas. Mary dilamar Florance Minis, seorang pengusaha kaya dari Georgia. Ia menawarkan pada Mary sebuah kehidupan mewah dan mendesaknya agar melepaskan tanggung jawab pendidikannya. Walau hubungan Mary dan Gibran pada mulanya diwarnai dengan berbagai pertimbangan dan diskusi mengenai kemungkinan pernikahan mereka, namun pada dasarnya prinsip-prinsip Mary selama ini banyak yang berbeda dengan Gibran. Ketidaksabaran mereka dalam membina hubungan dekat dan penolakan mereka terhadap ikatan perkawinan dengan jelas telah merasuk ke dalam hubungan tersebut. Akhirnya Mary menerima Florance Minis.
Pada tahun 1920 Gibran mendirikan sebuah asosiasi penulis Arab yang dinamakan Arrabithah Al Alamia (Ikatan Penulis). Tujuan ikatan ini merombak kesusastraan Arab yang stagnan. Seiring dengan naiknya reputasi Gibran, ia memiliki banyak pengagum. Salah satunya adalah Barbara Young. Ia mengenal Gibran setelah membaca "Sang Nabi". Barbara Young sendiri merupakan pemilik sebuah toko buku yang sebelumnya menjadi guru bahasa Inggris. Selama 8 tahun tinggal di New York, Barbara Young ikut aktif dalam kegiatan studio Gibran.
Gibran menyelesaikan "Sand and Foam" tahun 1926, dan "Jesus the Son of Man" pada tahun 1928. Ia juga membacakan naskah drama tulisannya, "Lazarus" pada tanggal 6 Januari 1929. Setelah itu Gibran menyelesaikan "The Earth Gods" pada tahun 1931. Karyanya yang lain "The Wanderer", yang selama ini ada di tangan Mary, diterbitkan tanpa nama pada tahun 1932, setelah kematiannya. Juga tulisannya yang lain "The Garden of the Propeth".
Kematian

Memorial Kahlil Gibran di Washington, D.C.
Pada tanggal 10 April 1931 jam 11.00 malam, Gibran meninggal dunia. Tubuhnya memang telah lama digerogoti sirosis hepatis dan tuberkulosis, tapi selama ini ia menolak untuk dirawat di rumah sakit. Pada pagi hari terakhir itu, dia dibawa ke St. Vincent's Hospital di Greenwich Village.
Hari berikutnya Marianna mengirim telegram ke Mary di Savannah untuk mengabarkan kematian penyair ini. Meskipun harus merawat suaminya yang saat itu juga menderita sakit, Mary tetap menyempatkan diri untuk melayat Gibran.
Jenazah Gibran kemudian dikebumikan tanggal 21 Agustus di Mar Sarkis, sebuah biara Karmelit di mana Gibran pernah melakukan ibadah.
Sepeninggal Gibran, Barbara Younglah yang mengetahui seluk-beluk studio, warisan dan tanah peninggalan Gibran. Juga secarik kertas yang bertuliskan, "Di dalam hatiku masih ada sedikit keinginan untuk membantu dunia Timur, karena ia telah banyak sekali membantuku.”

PANDANGAN HIDUP


Dalam tugas Ilmu Budaya Dasar saya mendapat tugas wawancara dengan seorang tokoh masyarakat mengenai Pandangan Hidup. Disini saya akan mewawancarai salah satu tokoh masyarakat yaitu Bapak Yusuf Ismail . Beliau adalah ketua RT di lingkungan saya dan beliau pernah mengenyam pendidikan di IPB.
Saya                : Selamat siang pak. Saya mau mewawancarai Bapak sebentar boleh?
Bapak Yusuf   : Selamat siang. Boleh. Ada tugas ya dek? Mau wawancara tentang apa?
Saya                : Iya pak, saya mendapat tugas untuk wawancara mengenai pandangan hidup.    Kita mulai ya pak :)
Bapak Yusuf   : Oh iya silahkan.
Saya                : Menurut Bapak pandangan hidup itu apa sih?
Bapak Yusuf   : Pandangan hidup itu adalah, sebuah filosofi. Dengan filosofi hidup jadi lebih     terarah, terkonsep dan tersusun. Filosofi disini tentunya disesuikan dengan latar belakang seseorang baik agama, tingkat intelektual dan kateristik.
Saya                : Maksudnya lebih terarah, terkonsep dan tersusun itu seperti apa Pak?
Bapak Yusuf   : Terarah disini maksudnya seseorang harus mempunyai orientasi dalam kehidupannya, maksudnya dia harus mempunyai tujuan, menjadi orang yang baik atau menjadi orang yang jahat sekalipun. Terkonsep disini lebih kearah rencana. Rencana yang sistematis akan lebih mudah untuk kontrol, mana rencana yang lebih diprioritaskan atau rencana mana yang tidak tercapai dengan baik sehingga lebih dini dapat diatasi. Sedangkan tersusun itu merupakan step-step yang harus dijalani, mana yang lebih dulu dan mana yang berikutnya.
Saya                : Maksudnya rencana sistematis itu seperti apa misalnya?
Bapak Yusuf   : Saya ambil contoh, jika seseorang ingin menjadi dokter. Maka orang tersebut sudah harus mempersiapkan sekolah mana yang akan dimasuki dan jurusan apa yang harus dia dapat dan pelajaran apa yang harus dioptimalkan, misalnya dari SMP mereka harus masuk SMA dan mengambil jurusan IPA, setelah lulus SMA masuk perguruan tinggi dan mengambil jurusan Fakultas Kedokteran.
Saya                : Apakah mungkin orang yang sudah mempunyai pandangan hidup tapi justru hidupnya akan kacau atau tidak terarah?

Bapak Yusuf   : Mungkin.
Saya                : Kenapa mungkin, pak?
Bapak Yusuf   : Tidak konsisten dengan pandangan hidupnya yang menyebabkan orang tersebut menjadi rapuh, labil sehingga mudah sekali terbawa arus, inilah awal kekacauan hidup orang tersebut.
Saya                : Jadi kita harus punya pendirian teguh ya pak?
Bapak Yusuf   : Iya, supaya kita tidak mudah terpengaruh oleh omongan orang lain dan tidak menjadi terombang-ambing sehingga keluar dari pandangan hidup kita sendiri. Dan akibatnya hidup kita menjadi kacau.
Saya                : Oh begitu ya pak. Saya rasa cukup sekian wawancaranya pak.. makasih pak buat waktunya :)
Bapak Rudy : Oh iya sama-sama dek :)
Demikian wawancara singkat dengan Bapak Yusuf Ismail. Semoga bermanfaat buat kita semua. Berikut foto saya dengan Beliau..
 

 

Blogger news

Blogroll

About